SMK ALMALIKI SUKODONO LUMAJANG TAWARKAN(KOMPETENSI KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS)


Media online Patriot Semeru -Lumajang:
foto : Kunker Awak Media ke SMK Al Maliki 
          Diterima Kepala SMK ( Habibullah)

Mulai semester genap tahun ajaran 2025/2026  ini SMK ALMALIKI Sukodono menerapkan Pembelajaran TEFA (Teaching Factory) yaitu Pembelajaran yang berbasis Industri, Maksudnya adalah model pembelajaran di sekolah yang sama persis dengan kegiatan di pabrik / industri. Salah satu yang telah dilaksanakan di SMK ALMALIKI (khususnya Kompetensi Keahlian ATU / Agribisnis Ternak Unggas) adalah Pemeliharan ayam pedaging.  Di sini Siswa tidak hanya belajar secara teori tapi mereka juga bekerja dengan standar industry, menghasilkan produk dan jasa yang nyata (berupa ayam pedaging), mengikuti alur kerja profesional, praktik menggunakan  alat dan  bahan yang standar industri, Proses kerja mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) dari  industri, Ada konsumen/pemesan sungguhan, Guru berperan seperti manager produksi, Siswa berperan seperti pekerja profesional, pembelajaran praktik  diawasi oleh Industri (biasanya dua kali dalam seminggu),  Siswa dinilai berdasarkan  kualitas hasil kerja (bukan hanya hasil ulangan).
Dengan penerapan Teaching Factory ini maka SMK ALMALIKI Sukodono 
 Membiasakan siswa dengan budaya kerja di pabrik / industri
 Melatih tanggung jawab, disiplin, dan kualitas kerja
 Mengurangi rasa minder pada saat lulus
 Menambah rasa percaya diri dengan kompetensinya.
 Membuat lulusan siap kerja, bukan siap coba-coba
 Membentuk kemampuan berpikir tingkat tinggi
 Membuat ilmu melekat lebih lama
 Membuat siswa mandiri dalam belajar
 Membekali siswa menghadapi masalah nyata

Dengan diterapkannya TEFA di SMK ALMALIKI Sukodono maka berarti telah diterapkan juga pembelajaran mendalam, yaitu proses belajar mengajar di sekolah dengan menggunakan  pendekatan belajar yang tidak hanya sekedar menghafal, tetapi juga menembus sampai memahami makna, mengaitkan konsep, lalu mampu menerapkan pengetahuan itu di situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Jadi hasil belajar di sekolah itu lebih bermakna dan bermanfaat.
Ciri-ciri pembelajaran mendalam
1. Siswa memahami konsep, bukan sekadar rumus atau definisi.
2. Materi dikaitkan dengan pengalaman atau kehidupan sehari-hari.
3. Siswa aktif berpikir, bertanya, dan berdiskusi.
4. Mampu memecahkan masalah baru dengan pengetahuan yang dimiliki.
5. Terjadi perubahan cara berpikir dan bersikap.
Tujuan pembelajaran mendalam Adalah  Agar siswa:
 Berpikir kritis
 Kreatif
 Mampu memecahkan masalah
 Tidak mudah lupa
Manfaat dari kegiatan memelihara ayam ini di antaranya adalah:
a. Terselenggarakannya TEFA (Teaching Factory)
b. Terselenggaranya Pembelajaran Mendalam
c. Mendapatkan keuntungan finansial yang selanjutnya digunaklan untuk mendukung dan meningkatkan mutu kegiatan di SMK ALMALIKI. 

foto: kandang ayam yg ramah lingkungan
 ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN
Dalam kegiatan memelihara ayam pedaging ini  SMK ALMALIKI juga memiliki cara untuk menanggulangi dampak lingkungan, yaitu dengan cara memelihara ayam dengan sistem CLOSE HOUSE (kandang ayam tertutup rapat) yang dilengkapi dengan Blower dan pendingin.
Dengan sistem close house ini maka banyak sekali keuntungannya, di antaranya adalah:
1. Suhu dalam kandang sesuai dengan kebutuhan  ayam.
2. Menekan sekuat tenaga agar tidak ada lalat yang berkeliaran di sekitar kandang.
3. Lalat mati di dalam kandang karena di dalam kandang ada racun lalat. Bahkan ada racun telur lalat yang dapat menghambat  perkembangbiakan lalat.
4. Menjadikan kandang lebih sehat karena kotoran ayam tidak basah setelah terkena angin blower.
5. Kotoran ayam tidak  berbau keluar karena sdh kering di dalam
6. Kotoran ayam segera dikeluarkan / dibuang dalam waktu tertentu
7. Kotoran ayam dimanfaatkan oleh  petani sayur di Daerah Senduro sebagai pupuk tanam
Selain itu, kami juga selalu diawasi oleh petugas dari mitra industri yang biasanya dinamakan PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) atau TS (Technical Service). Tugas dari PPL ini di antaranya adalah Membina, membimbing, dan  mengontrol peternak dalam hal:
1. Kesehatan ayam
2. Perkembangan berat badan ayam
3. Tingkat kematian ayam
4. Ketersediaan pakan dan minuman
5. Ketersediaan vitamin
6. Dampak Lingkungan

 foto : kandang ayam di jurusan Agri Industri
          SMK Al Maliki

   Publisher : Eko Andrias Nugroho





  

0 Response to "SMK ALMALIKI SUKODONO LUMAJANG TAWARKAN(KOMPETENSI KEAHLIAN AGRIBISNIS TERNAK UNGGAS) "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel